Headline News

header-int

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pesisir Selatan Menghimbau agar Masyarakat dapat memegang te

Jumat, 11 Jan 2019, 15:02:14 WIB - 132 | Ghalih Syahputra, S.Kom
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pesisir Selatan Menghimbau agar Masyarakat dapat memegang te

Painan, - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Pesisir Selatan berkunjung ke LPPL Radio Langkisau pada hari Jumat (08/01/2019), dengan tujuan menghimbau kepada masyarakat agar lebih baik lagi, memiliki adat dan budaya yang berpedoman kepada norma agama islam dan alqur’an, menyatukan ormas-ormas yang berbeda di negeri dimana dapat memecah belahkan kita sebagai umat islam. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan bahwa Sumatera Barat sudah mulai menyebar penyakit masyarakat, salah satunya Komunitas LGBT. Kab. Pesisir Selatan telah ada komunitas tersebut yang sudah meresahkan masyarakat. LGBT dijelaskan bahwa itu haram di ajaran agama islam.

Bukan hanya LGBT saja yang telah meresahkan masyarakat Pesisir Selatan, namun banyak lagi penyakit masyarakat yang telah merebak di negeri ini, Narkoba dan Ajaran sesat. Oleh sebab karena itu Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Pesisir Selatan menghimbau kepada masyarakat Kab. Pesisir Selatan agar selalu memegang teguh prinsip “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah merupakan suatu filsafat Minangkabau yang dalam bahasa Indonesia berarti "adat berdasarkan agama, agama berdasarkan kitab Allah". Agama dalam hal ini bisa diartikan sebagai agama Islam karena agama sebagian besar orang Minangkabau adalah Islam. Sementara itu, kitab Allah yang dimaksudkan adalah Alquran. Jika dikaji lebih dalam lagi, filsafat ini mengandung makna yang sangat dalam.

Secara umum, filsafat ini menjelaskan bahwa Minangkabau merupakan sebuah budaya atau suku yang berlandaskan kepada Allah swt. Selain itu, adat dan agama pun tidak bisa dipisahkan. Keduanya senantiasa berjalan beriringan. Jika filsafat ini dilanjutkan, maknanya akan lebih dalam lagi. Kelanjutannya adalah syarak mangato, ‘adat mamakai’ yang berarti apapun yang tercatat dan merupakan kewajiban dari agama akan dipakai oleh adat Minangkabau.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Langkisau 91.2 FM merupakan Wadah Informasi guna Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan Peduli Sehat, Mandiri, Berkualitas dan Berkeadilan
© 2019 Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Langkisau 91.2 FM. Follow Me : Facebook Youtube